Perjalanan itu ku lakukan bersama teman-temanku di Uni Konservasa Fauna. Aku berdiri menatap birunya langit cerah di senin itu, 16 januari tepat 5 hari setelah ujian Akhir Semester pertamaku di Institut Pertanian Bogor. Berkumpul di depan GWW, kami menaiki truk bersama panitia menuju balai TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak ) untuk persiapan tracking ke bumi perkemahan Citalahab, tapi sebelumnya kami beristirahat dan diberi pengarahan oleh pihak balai TNGHS all about taman nasional itu dan semua potensi-potensi wisata alam yang ada disana termasuk flora, fauna maupun keadaan masyarakat yang ada dikawasan TNGS itu sendri, melalui sebuah film ibu-ibu itu menyampaikannya.Setelah brifing kamipun packing akhir untuk persiapan perjalanan, ekitar pukul 21.00 kami merebahkan tubuh sejenak sebelum memulai perjalanan malam kami.

21:00 WIB kami dibangunkan untuk persipan tracking, memakai baju lapang dan sepatu but  adalah SOP kegiatan kami, senam kecil yang dipimpin pakde cukup menghangatkan badan. Setelah berjalan cukup jauh melewati perkampungan, perkebunan dan jalan berbatu yang meliuk ditemani dinginya malam yang mulai bersahabat, akhirnya pukul 4 subuh kami sampai di gerbang Cikaniki. Istirahat melepas beban berat di pundak sambil bercanda dan berbagi snack untuk mengisi energi bersama teman adalah hal terindah dalam perjlan kami, setelah sholat subuh kamipun melanjutkan pejalanan menuju bumi perkemahan Citalahab. saat perjalanan kami melewati stasiun penelitian dan kebun teh Nirmala.

Senang sekali rasanya setelah aku membaca tulian ” Bumi Perkemahan Citalahab” yang berarti perjalanan panjangpun telah usai. Namun sayang sekali kedaan disana bukanlah seperti yang aku bayangkan. Pukul 10:00 kami lngsung membangun tenda di bawah matahari yang sangat trik membakar kulit. Dua tenda peserta yang saling brhadapan, kamipun melakukan aktifitas masak, makan dan sholat bersama. Hari pertama di Citalahab kami tutup setelah brifing malam yang selesai sekitar pukul 8 malam.

Dinginnya pagi 18 Januari 2012, kami bangun pukul 04.30 WIB, sholat subuh dan sarapan bersama selalu mewarnai pagi hari kami. Brifing dan pemanasan juga menjadi rutinitas pagi kami. Hari ini kami belajar melakukan pengamatan langsung di jalan setapak hutan tropis yang berda 15 menit naik di belakang camp, berbagai informasi dan ilmu baru kami dapat disini, banyak satwa yang kami jumpai langsung saat pengamatan. Morning callnya Owa jawa, cantiknya spah hutan, lahapnya bajing melahap sarapannya, mereka terlihat sangat serasi di sana. pukul 08.30-1100 itu saat istirahat, kami memanfaatkannya untuk masak, makan, mandi dan istirahat. identifikasi satwa dan sharing primata juga menambah pngetahuan baru di hari itu.

Hari berikutnya kami memulai aktifitas pagi yang sama, namun kegiatan hari ini adalah ormed ke Gn. kendeng bagi kelompokku ( kelompok !), dengan di dampingi guide penduduk lokal bersama-sama kami menaiki beberapa bukit yang setiap langkah kami mendapat banyak informasi dari guide. setelah sekitar 3 jam perjalanan akhirnya kami sampai di puncak, kami menemukan kantong semar (nephentes) yang baru pertama kali kami melihatnya langsung. dipincak kami menikmati keindahan alam ini, minum kopi dan makan bersama menjadi sangat nikmat dikala itu, kami tidak bisa berlama-lama di sana, pukul 13:00 kami turun dengan berlari sambil bercanda tawa.

Pagi ini kami mulai malas bangun pagi, namun kami harus bangun untuk melakukan kegiatan. Masih dengan rutinitas pagi yang sama namun kegiatan yang berbeda. pagi ini kami kembali melakukan pengamatan pagi namun dengan rekan dan HM di titik yang berbeda. Morning Call masih slalu terdengar di setap pagi, burung-burung dengan indahnya terbang di ranting-ranting itu. Pengamatan pagi ini aku sudah mulai mengerti satu persatu dari mereka berkat kakak-kakak yang mengajari bagaimana caranya mengidentifikasi satwa. Kembali ke camp, masak,makan dan istirahat. hari ini aku merasakan betapa sakitnya disengat 2 lebah di kepalaku dan 1 lebah di punggungku yang membuat aku gak ikut kegiatan wawacara kepada warga desa sekitar.

21 januari kegiatan kami ormed ke curuh cikudapaeh, pejalanan kali ini sangat licin melewati jurang yang curam, sekitar 3 jam perjalanan kami sampai di curuh itu,  pemandangan yang indah air yang berkilau, sinar matahari yang sempurna menjadi sangat sempurna saat kami mandi dan makan bersama saat itu.

Raptor adalah topik kami hari ini. setelah menjalani berbagai aktifitas pagi, brifing dan perjalanan ke kebun teh Nirmala menuju puncak tertinggi di bukit itu, kami menunggu sang reptor terbang dengan gagah. Setelah berapa lama akhirnya elang jawa dan elang ular pun menampakkan keindahannya yang ditemani burung sri gunting. Karena cuaca yang tidak mendukung kamipun tidak menemukan banyak raptor saat itu. Puku 12.00 kami pulang ke tenda dan beristirahat menunggu kegiatan selanjutnya. Pengamatan Herpet kami mulai sejak pukul 20:30 masih di kebun teh Nirmala, namun sekarang kita tidak perlu menuju bukit tertinggi, kita cukup menyisir di jalan dan disekitar kebun. Katak kami temukan, namun tak banyak lagi yang kami temukan disini karena ternyata kebun itu belum lama telah di semprot obat pengusir hama.

Hari ke delapan kami ada acara special, kami lomba animal race dan lomba masak dari bahan nangka muda dan tutut.  Animal race aku mendapatkan lokasi di HM 11 kami masing berkelompok 2 sampai 3 orang yang masing masing peserta didampingi 1 orang senior, waktu pengamatan 1.5 jam. Karena cuaca sedang gerimis tak banyak hewan yang mau menampakkan keindahaanya di hbitat aslinya.Setelah pengamatan seperti biasa, kami melakukan identifikasi satwa. Setelah itu kami mulai masak dan persiapan untuk lomba masak, para lelaki beramai-ramai mencari tutut di sawah sedangkanpara perempuan memask di tenda. Malam pun datang, seprti biasa kami melakukan brifing bersama, kali ini brifing dilakukan di tenda 1, lomba masak dimenangkan oleh kelompok 2 dan sebagai juara 2 adalah tenda1, panitia pun menjadi juara 3. Saat ini adalah brifing terakhir di Cikniki, seluruh peserta menyampaikan semua kesan dan pesan selama kegiatan ini berlangsung. Masing- masing orang memang mempunyai kesan yang berbeda, namun kekeluargaan yang kami rasa membuat semua itu sangat indah.

kami menjumpai hari selasa kembali setelah hari selasa minggu lalu kami tiba di bumi perkemahan Citalahb ini. Namun kesan, pengalaman, dan ilmu yang berbeda yang membuat hari selasa ini dan selasa minggu lalu berbeda. Masak besar, packing dan bongkar tenda serta upacara penutupan Metamorfosa 10 Unikonserfasi Fauna berjalan dengan lancar. Kala selasa minggu lalu kami datang di sini, namun selasa ini kami meninggalkan citalahab dan berbagai ilmu juga pengalaman yang melekat pada kami akan selalu ada di ingatankami.

Saat perjalanan pulang kami kembali melewati kebun teh Nirmala dan kembali beristirahat di stasiun penelitian. Aku dan teman-teman menyempatkan diri ke curuh Macan yang berada tidak jauh dari stasiun penelitian. Sorepun tiba, kami sholat magrib di stsiun yang dilanjutkan dengan makan bersama dan beristirahat menunggu pukul 21:00.malam ini kami kembali melakukan perjalanan. 00.30-04.30 kami sampai di Cipeteuy dan ber istirahat menunggu truk datang menjemput kami dan mengantarkan kami pulang kembali ke IPB.

[button link=”https://www.facebook.com/yayuk.rahmawati” type=”icon” icon=”people”] Yayuk Rahmawati[/button]

Leave a Reply