Ada yang berbeda di teras Perpustakaan IPB sejak kemarin (26 Maret 2014). Jajaran foto-foto memukau mata yang dipajang dengan background hitam yang membuatnya tampak elegan. Bendera kebanggaan rakyat Indonesia, Sang Saka Merah Putih, menjadi pembuka pameran fotografi hasil penelitian tim Ekspedisi Batas Negeri di Pulau Ndana.

Sebagai salah satu rangkaian acara Ekspedisi Batas Negeri, Pameran foto ini menggambarkan proses perjalanan tim Ekspedisi dari awal hingga akhir. Sekaligus publikasi Seminar N asional yang membahas kebijakan pengelolaan pulau Ndana sebagai pulau yang menjadi batas selatan NKRI dari sudut pandangkonservasi dan militer.

Pameran fotografi ini akan berlangsung selama 4 hari, dimulai pada hari selasa 25 Maret 2014 hingga jumat 28 Maret 2014. Beberapa anggota UKF berjaga untuk menginterpretasikan foto-foto kepada pengunjung yang melihat. Sesekali ada percakapan diantara mereka, menanyakan lokasi pengambilan foto-foto tersebut atau sekadar ingin tahu nama jenis satwa yang ada di foto.

Yang menarik sebenarnya, pameran ini tidak hanya menyuguhkan keindahan atau keunikan flora dan fauna saja, namun juga kenyataan bahwa flora-fauna tersebut ada di pulau Ndana. Pulau yang tidak akrab di telinga bagi sebagian pengunjung. Pulau yang harusnya menjadi perhatian seluruh rakyat Indonesia karena lokasinya sebagai batas selatan NKRI. Jangan sampai masyarakat akrab dengan namanya setelah terjadi konflik dengan Negara lain seperti Sipadan dan Ligitan.

Leave a Reply