Conservation Program for Children

Day-1
Conservation Program for Children akhirnya dimulai! Hari pertama pada Sabtu, 16 April 2016 berlangsung ramai. Sejumlah 65 siswa kelas 5 SDN Sindangsari diajak bermain sambil belajar tentang lingkungan dan habitat. Pemateri utamanya adalah Nalia Yustika Indani, yang dengan akrab dipanggil Kak Nal. Selain dibawakan cerita yang mengajak aktif anak-anak tentang habitat satwa, anak-anak juga diajak membuat karya dari kertas-kertas bekas, dengan cara menggunting dan menempel kertas-kertas bekas tersebut kemudian membuatnya menjadi sebuah gambaran habitat.

Day-2
Hari kedua CPC 2016 dilaksanakan pada Sabtu, 23 April 2016. Hari itu materi utamanya adalah sampah. Pemateri, yakni Nadhifa Trihapsoro membawakan sebuah cerita petualangan mengunjungi sebuah pulau. Cerita itu mengisahkan seorang pahlawan sampah bernama Trashboy dan temannya Cleanboy (dari peserta) memerangi Raja Sampah. Ketika pertama kali melawan, Trashboy dan Cleanboy kalah. Namun untuk kedua kalinya dengan jurus 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Raja Sampah akhirnya terkalahkan. Pemateri juga menyelipkan cerita-cerita tentang bahaya sampah bagi satwa, serta pemilahan sampah-sampah. Anak-anak kelas 5 SDN Sindangsari mengikuti cerita yang dibawakan pemateri dengan antusias.
Setelah materi selesai, sebelum istirahat siang anak-anak diajak membuat pupuk kompos dari sampah basah yang dibawa dari rumah masing-masing. Pembuatan pupuk dilakukan dengan penambahan bakteri (EM4); pupuk ini juga akan digunakan pada kegiatan CPC hari berikutnya. Kegiatan terakhir pada CPC hari kedua ini ialah games Organik-Nonorganik. Setiap kelompok adu cepat dengan kelompok lain dalam mengambil dan memilah sampah. Walaupun harus saling tarik, terjatuh, dan sesekali tertinggal teman kelompok, anak-anak tetap tergelak-gelak. Lalu hasil yang lebih penting lagi dari games tersebut, bisa disimpulkan bahwa anak-anak sudah bisa membedakan sampah mana yang organik dan mana yang anorganik.
Day-3
Permainan Samurai bersama Fasilitator Utama

CPC minggu ke-3 ini bertemakan hubungan sampah dan satwa. Acara seperti biasa dimulai dengan perkenalan panitia baru kepada murid-murid oleh fasilitator utama yang biasa dipanggil Kak Idham. Para murid dibagi menjadi 6 kelompok untuk mengecat botol bekas di lapangan sekolah, yang nantinya akan menjadi pot untuk membuat apotik hidup. \Selesai mengecat yaitu pukul 11.30 para murid masuk ke ruang kelas untuk diberi pemahaman materi hubungan sampah, lingkungan, dan satwa. Materi dibawakan oleh Kak Dea Ajeng P dengan memakai kostum superhero.
Selesai materi pukul 12.30 para murid dipersilahkan istirahat makan siang dan solat. Pukul 13.30 kegiatan kembali dilanjutkan dengan permainan “samurai”, kemudian para murid dikumpulkan perkelompok dengan botol yang sudah siap untuk diisi tanah dan bibit tanaman. Pembagian bibit tanaman dipimpim oleh Kak Akbar, para murid sangat senang dengan bibit yang ada. Sebagian dari mereka bahkan sudah kenal beberapa jenis tanaman tersebut. Hari itu CPC ditutup dengan pengumuman mengenai hari puncak yang lebih seru, di Ragunan nanti.
Day-4
Ketua Pelaksana Berfoto dengan Peserta Saat Penutupan CPC 2016

Hari terakhir CPC 2016 dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2016. Hari itu merupakan puncak dari seluruh kegiatan CPC 2016, dimana lokasinya berbeda dari hari-hari sebelumnya yakni di Taman Margasatwa Ragunan. Sejumlah 47 siswa kelas V SDN Sindangsari sangat antusias mengikuti hari ini, sebab banyak permainan dan satwa-satwa yang menarik. Peserta bahkan sudah bersiap-siap dari pukul 06.30, kemudian berangkat pukul 08.00 dari Bogor ke lokasi.
Materi utamanya yakni hubungan antara sampah, lingkungan, dan satwa. Pematerinya adalah Dea Ajeng Pratiwi, yang membawakan suasana belajar lebih meriah serta seru. Anak-anak kemudian dibagi menjadi dua kelompok besar, masing-masing kelompok terbagi lagi menjadi tiga kelompok kecil. Setiap kelompok besar jalan-jalan keliling Taman Margasatwa Ragunan sambil mempelajari hewan-hewan yang ada disana.
Setelah permainan dan pembelajaran hari itu selesai, anak-anak diajak mengikuti penutupan acara secara simbolis, dengan pemasangan pin bergambar hewan.

Leave a Reply