Misteri Penguin: Burung air atau Burung laut?

Misteri penguin ini mulai dipertanyakan sejak forum mingguan UKF Jumat (7 Januari 2010). Pada saat itu, salah seorang anggota UKF bertanya mengenai hal ini, “jadi, penguin itu burung air atau burung laut ?” Untuk menjawab hal tersebut, mari kita simak penjelasan di bawah ini. Banyak orang yang sulit membedakan antara kelompok burung air dan burung laut. Bahkan beberapa diantaranya mengkategorikan burung laut sebagai bagian dari burung air. Konvensi Ramsar mendefinisikan burung air sebagai spesies burung yang secara ekologis kehidupan­nya bergantung kepada ke­beradaan lahan basah. Lahan basah mencakup daerah pesisir pantai, daerah-daerah rawa, payau, lahan gambut, dan perairan alami atau buatan, tetap atau sementara, dengan air yang tergenang atau mengalir, tawar, payau atau asin termasuk perairan laut yang kedalamannya tidak lebih dari 6 meter pada waktu air surut. Laut tidak dikategorikan sebagai lahan basah sehingga kelompok burung laut bukan bagian dari burung air. Ciri-ciri umum burung air yaitu memiliki kaki dan paruh yang panjang serta berburu di sekitar lahan basah. Bentuk kaki dan...
Read More

REPORTASE Monitoring Macan Tutul Bodogol 2010

Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol - Taman Nasional Gunung Gede Pangrango 24 – 27 Desember 2010 Oleh:  Rizki Wijayanti M./DKK7 Kegiatan Monitoring macan tutul di Bodogol merupakan program kerja dari Divisi Konservasi Karnivora (DKK) unit kegiatan mahasiswa Uni Konservasi Fauna Institut Pertanian Bogor (UKF-IPB). Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan memonitoring keberadaan satwa karnivora yang populasinya semakin berkurang yaitu macan tutul (Panthera pardus). Mengandalkan jadwal liburan mahasiswa, kami berangkat menuju PPKAB pada hari Jumat tepatnya tanggal 24 Desember 2010. Meskipun terlambat 2 jam dari jadwal yang telah ditentukan, kami berangkat menuju tujuan tanpa hambatan yang berarti. Perjalanan menuju Lido membutuhkan waktu sekitar 1 jam lebih. Sesampainya di Balai, kami beristirahat sebentar sambil mengeluarkan barang-barang dari dalam angkot. Kondisi balai terlihat sepi, mungkin karena bertepatan dengan hari libur. Sekitar jam 10.30, kami mulai berjalan menuju lokasi penginapan tempat kami akan melakukan pengamatan. Panas yang terik cukup mengeluarkan keringat, karena daerah yang kami lewati yaitu lokasi pemukiman dan sawah milik warga sekitar yang merupakan area...
Read More

Release Elang Jawa di Kompleks UBPE PT ANTAM Tbk, Gn. Pongkor, Bogor, Jawa Barat

Pada tanggal 27 Desember 2010 di Kompleks PT. Antam dilakukan pelepasan Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) dalam rangka peresmian Pusat Penelitian dan Pendidikan pohon dan Tanaman Asli (P4TA) oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan. Kegiatan release elang jawa ini dilakukan oleh Suaka Elang bekerja sama dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, PT Antam, dan juga melibatkan beberapa volunteer untuk proses survey habitat, habituasi, dan monitoring pasca release. Volunteer yang terlibat yaitu beberapa mahasiswa dari Jakarta dan IPB Bogor. Elang Jawa yang dilepasliarkan ini merupakan satwa yang identik dengan lambang negara Republik Indonesia yaitu burung garuda dan merupakan satwa yang dilindungi oleh UU RI nomor 41 tahun 1999 yang masuk dalam IUCN dengan status Endangered Species (terancam punah) dan dalam pengaturan perdagangan internasional CITES masuk dalam kategori Appendiks I. Elang jawa yang dilepasliarkan ini adalah satwa hasil sitaan dari masyarakat yang memelihara tanpa izin dan sebelum dilepasliarkan ke alam elang jawa ini telah melewati beberapa tahapan sebelumnya seperti di kandang pre release...
Read More