Mosi debat Konservasi Olimpiade Lingkungan 2016:

1. Penegakan hukum terhadap perdagangan satwa ilegal di Indonesia masih lemah.
2. Publikasi satwa di media sosial meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai satwa liar.
3. Indonesia perlu mengoptimalkan pemanfaatan satwa liar demi mendorong perekonomian nasional.
4. Pemerintah Bali ajukan kuota 1000 ekor penyu hijau untuk kepentingan adat.

 

 

 

Persyaratan Peserta

  • Siswa SMA/sederajat, setiap tim (perwakilan sekolah) terdiri dari 3 orang pelajar.
  • Satu sekolah hanya boleh mengirimkan satu tim debat.
  • Peserta lomba debat tidak boleh mengikuti lomba Olimpiade Lingkungan 2016 yang lain.
  • Form Pendaftaran Lomba Debat Konservasi

Ketentuan Perlombaan

BABAK PENYISIHAN

Hari, Tanggal      : Sabtu, 24 September 2015

Tempat                  : Ruang Kuliah           

Waktu                   : 13.00 – 15.00 WIB

Durasi Waktu        : 120 menit

  1. Babak penyisihan terdiri atas 2 (dua) b
  2. Panitia akan melakukan pengundian terhadap tim untuk menentukan lawan dari masing-masing tim pada babak penyisihan pertama.
  3. Pengundian sebagaimana dimaksud pada butir 2 dilakukan sebelum babak pertama.
  4. Penentuan lawan serta kedudukan tim terhadap mosi pada babak penyisihan kedua ditentukan berdasarkan urutan nilai hasil pertandingan babak penyisihan pertama.
  5. Delapan tim dengan urutan nilai tertinggi dalam babak penyisihan dapat melanjutkan ke babak perempat final.
  6. Urutan nilai tertinggi ditentukan berdasarkan skor,jika terdapat nilai yang sama maka ditentukan berdasarkan keputusan juri.

 

 

BABAK PEREMPAT FINAL

Hari, Tanggal        : Sabtu, 24 September 2016

Tempat                  : Ruang Kuliah           

Waktu                   : 16.00 – 17.30  WIB

Durasi Waktu        : 90 menit

  1. Delapan tim yang lolos merupakan tim yang lolos dalam babak penyisihan.
  2. Babak perempat final menggunakan sistem gugur.
  3. Setiap tim pemenang pertandingan pada babak perempat final dapat melanjutkan lomba ke babak semifinal.

 

BABAK SEMI FINAL

Hari, Tanggal        : Minggu, 24 September 2016

Tempat                  : Ruang Kuliah           

Waktu                   : 08.40 – 09.40 WIB

Durasi Waktu        : 60 menit

  1. Empat tim yang lolos merupakan tim pemenang dari babak perempat final.
  2. Babak semifinal menggunakan sistem gugur.
  3. Setiap tim pemenang pertandingan pada babak semi final dapat melanjutkan lomba ke babak final.

 

BABAK FINAL

Hari, Tanggal        : Minggu, 24 September 2016

Tempat                  : Auditorium FMIPA 

Waktu                   : 13.00-14.15 WIB

Durasi Waktu        : 75 menit

  1. Dua tim yang lolos merupakan tim pemenang pada babak semi final.
  2. Pemenang pertandingan pada babak final menjadi Juara I dan pihak yang kalah menjadi Juara II.

 

Sistem Lomba

  1. Sistem debat yang digunakan dalam lomba ini adalah sistem parlemen Asia mulai dari babak penyisihan sampai dengan babak final.
  2. Dalam setiap pertandingan akan terdapat 2 (dua) tim,yang akan terbagi menjadi tim pro dan kontra.
  3. Penentuan tim pro dan tim kontra akan dilakukan sebelum penyusunan argument.
  4. Tim pro dan tim kontra masing-masing memiliki tiga pembicara.
  5. Ketiga pembicara terdiri dari pembicara pertama, pembicara kedua,dan pembicara ketiga.
  6. Salah satu dari pembicara pertama atau pembicara kedua bertindak sebagai pembicara penutup.
  7. Seluruh anggota tim pro dan tim kontra yang berperan sebagai pembicara ketiga tidak diperbolehkan menjadi pembicara penutup.
  8. Seluruh anggota tim pro dan tim kontra dapat melakukan interupsi.
  9. Pertandingan dimulai oleh pembicara pertama tim pro yang dilanjutkan oleh pembicara pertama tim kontra,yang dilanjutkan oleh pembicara kedua tim pro yang dilanjutkan oleh pembicara kedua tim kontra,yang dilanjutkan oleh pembicara ketiga tim pro yang dilanjutkan oleh pembicara ketiga tim kontra yang dilanjutkan oleh pembicara penutup tim kontra yang diakhiri oleh pembicara penutup tim pro.

 

Mekanisme Debat

  1. Peserta diberikan waktu 20 (dua puluh) menit pada ronde penyisihan dan 30 (tiga puluh) menit pada ronde perempat final, semi final dan final untuk melakukan penyusunan argumen setelah pengumuman mosi dan kedudukan tim diumumkan adjudication team.
  2. Jangka waktu yang dimiliki pembicara dalam menyampaikan argumennya adalah sebagai berikut :
  3. Pembicara pertama, kedua, dan ketiga diberikan waktu 5( lima) menit dengan ketentuan adalah sebagai berikut:
  4. Pada menit pertama, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 1 (satu) kali untuk menandakan bahwa interupsi telah dapat dilakukan.
  5. Pada menit keempat, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 1 (satu) kali untuk menandakan bahwa interupsi sudah tidak boleh dilakukan.

iii.           Pada menit kelima, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 2 (dua) kali untuk menandakan bahwa waktu untuk memaparkan argumen telah selesai.

  1. Pada menit kelima lewat 20 (dua puluh) detik, timekeeper akanmemberikan kode berupa ketukan secara terus-menerus sampaipembicara menyelesaikan penyampaikan argumennya untuk menandakanbahwa pembicara telah melebihi waktu yang diberikan.
  2. Jika pembicara masih tetap memaparkan argumennya sementara waktu yang diberikan telah habis, maka argumen tersebut tidak akan dinilai adjudicator.

 

Point of Information (PoI)

  1. Peserta diperkenankan menyampaikan Point of Information (PoI) di antara menit pertama hingga menit keenam ketika pembicara sedang memaparkan argumennya.
  2. Interupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2) dilarang dilakukan saat pembicara penutup sedang melakukan pemapar
  3. Waktu maksimal untuk menyampaikan interupsi adalah 15 (lima belas) detik.
  4. Interupsi yang melewati batas waktu 15 (lima belas) detik akan dihentikan oleh chairperson.
  5. Permohonan untuk interupsi wajib dilakukan dengan cara mengangkat tangan sambil berdiri.
  6. Interupsi dilakukan atas izin pembicara.
  7. Setelah diberikan izin oleh pembicara sebagaimana dimaksud dalam butir 6,interupsi dilakukan sambil berdiri.

 

 

Penjurian

  1. Dewan Juri terdiri dari 2 (dua) orang pada tiap babak penyisihan dan perempat final.
  2. Untuk babak semifinal dan final, dewan Juri terdiri dari 3 (tiga) atau 5 (lima) orang
  3. Semua perdebatan dalam lomba ini akan dinilai dan diputuskan oleh Dewan Juri.
  4. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan dapat dipertanggung jawabkan serta tidak dapat diganggu gugat.
  5. Penjurian akan dilakukan dengan memperhatikan 3 (tiga) aspek secara holistik,yaitu materi (matter),sikap (manner), dan metode (methods) dengan skala antara 69-80.
  6. Adjudicator memiliki waktu 15 (lima belas) menit untuk menentukan atau memusyawarahkan hasil tiap pertandingan debat.
  7. Selama Adjudicator bermusyawarah, peserta dipersilahkan menunggu di luar ruangan pertandingan.
  8. Adjudicator akan memberikan evaluasi verbal (Verbal Adjudication) selama maksimal 10 (sepuluh) menit setelah menentukan atau memusyawarahkan hasil debat sebagaimana dimaksud dalam butir (6).
  9. Evaluasi verbal sebagaimana dimaksud dalam butir (7) tidak akan diberikan pada babak penyisihan ketiga

 

Mosi

  1. Mosi adalah hal yang akan diperdebatkan.
  2. Daftar mosi untuk babak penyisihan akan diumumkan seminggu sebelum perlombaan.
  3. Mosi untuk setiap babak penyisihan akan diambil dari daftar mosi.
  4. Impromptu motion adalah mosi dadakan yang akan diberikan kepada peserta secara langsung saat motion launch sebelum lomba.
  5. Babak selain babak penyisihan menggunakan impromptu motion.
  6. Mosi yang telah ditentukan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

 

 

 

Ketentuan Teknis

UMUM

  1. Peserta wajib hadir 15 (lima belas) menit sebelum pertandingan dimulai.
  2. Peserta yang tidak hadir setelah waktu penyusunan argumen selesai akan didiskualifikasi oleh panitia.
  3. Setiap peserta dilarang menggunakan perangkat elektronik selama penyusunan argumen dan debat berlangsung. Semua perangkat elektronik tersebut dititipkan pada panitia.
  4. Setiap peserta dilarang berkomunikasi mengenai mosi dalam bentuk apapun dengan pihak lain diluar rekan timnya selama penyusunan argumen.
  5. Setiap peserta yang terbukti melanggar ketentuan ayat (6) dan (7) akan didiskualifikasi dalam pertandingan babak tersebut.
  6. Setiap peserta harus memberitahukan urutan pembicara dalam memaparkan argumen kepada Chairperson sebelum pertandingan dimulai.

 

TATA TERTIB PESERTA SELAMA PERTANDINGAN

  1. Setiap peserta dilarang melakukan serangan pribadi terhadap peserta lainnya selama pertandingan.
  2. Setiap peserta dilarang menggunakan bahasa kasar,tidak senonoh dan/atau menyinggung SARA.
  3. Pelanggaran terhadap ketentuan diatas mengakibatkan pengurangan skor.

 

Biaya pendaftaran Rp 200.000/tim

Leave a Reply