DivisiFakfak April - Essence of OceanKonservasi Fauna Perairan

Megalodon, Si Predator Puluhan Ton

Apakah Anda seorang penikmat film Jaws ? Jika iya pastilah Anda akrab dengan istilah man-eating great white shark. Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini menceritakan tentang serangan hiu putih raksasa di sebuah pantai di Amity Island. Hiu putih raksasa atau yang memiliki nama ilmiah Carcharodon carcharias populer dengan nama panggung great white shark. Sama hal nya dengan istilah blue whale ataupun dragonfly yang populer dari istilah di dalam sebuh buku atau novel, istilah great white shark juga terangkat ke publik berkat novel Jaws karangan Peter Benchley pada tahun1974. Namun yang akan kita bahas kali ini bukanlah Carcharodon carcharias ini, melainkan kerabat dekatnya dari 1,2 juta tahun lalu, yaitu Carcharodon megalodon.

Carcharodon megalodon atau mungkin Anda lebih menegenalnya dengan nama Megalodon adalah spesies hiu terbesar yang diketahui sejauh ini. “Diketahui sejauh ini” bukan berarti ada peneliti ataupun orang awam yang pernah melihat spesies ini secara langsung. Ini dikarenakan Megalodon hanya diidentifikasi melalui fosilnya saja
dikarenakan spesies yang satu ini hanya pernah hidup pada masa miosin tengah hingga pliosin akhir. Ukuran tubuhnya yang kita gadang-gadangkan sejak awal tulisan ini sebenarnya tidak pernah memiliki angka pasti. Para ahli dan pecinta fosil memang sering memperkirakan besar dan ukuran tubuh Megalodon sekitar 60 ton dan panjang 60 kaki. Namun semua angkaangka ini merupakan perkiraan dari ukuran gigi Megalodon semata. Yap benar, hanya dari ukuran giginya. Mengapa begitu sulit menemukan kerangka fosil spesies purba satu ini. Ini dikarenakan Megalodon dan semua jenis hiu adalah anggota dari kelas  Chondirchthtyes, yakni anggota dari kelompok ikan berahang dengan tulang rawan sebagai skeloton utama tubuhnya. Inilah yang menjadi sebab mengapa tidak pernah ditemukan kerangka Megalodon, karena hampir tidak mungkin tulang rawan memfosil sebagai mana tulang sejati. Namun berbeda halnya dengan gigi-gigi dari Megalodon. Gigi Megolodon yang merupakan tulang sejati ini sudah menjadi common fossil yang ditemukan lalu diperjual-belikan. Anda dapat dengan mudah menemukan situs-situs yang menjual gigi Megalodon mulai dari  puluhan dollar hingga $50.000 .

Tubuhnya yang super massive ini membuat Megalodon berburu mangsa yang tak kalah besar. Maka tak heran kalau para ahli menyebutkan bahwa Megalodon berburu paus untuk sarapan paginya. Namun demikian, pernyataan ini juga terlau dilebih-lebihkan. Jika halnya Megalodon memiliki ukuran tubuh 23 kali lipat ukuran hiu modern, lalu bagaimana dengan paus purba pada masa Megalodon? Tentu ukurannya jauh melampaui dari angka-angka di atas. Namun, ini semua hanyalah sebuah teori bahkan opini, semua kembali kepada Anda .

Tempat hidup Megalodon yang jauh di lautan dalam, membuat orang-orang kembali beropini bahwa Megalodon belum punah dan masih berkeliaran di luar sana, di samudra terdalam bumi.

 

Oleh: Ruly Fadli Syavira | DKI UKF 14

Leave a Reply