uncategorized

Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2020, IAR Indonesia bersama Uni Konservasi Fauna – IPB Menggelar Pameran Fotografi Bertajuk “Flora dan Fauna Abadi di Balik Lensa”

Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2020, IAR Indonesia bersama Uni Konservasi Fauna (UKF) dan kolaborator lain mengadakan kegiatan Pameran Fotografi yang bertajuk “Flora dan Fauna Abadi di Balik Lensa”. Pameran Fotografi ini merupakan kegiatan kolaboratif dari berbagai pihak. Kolaborator kegiatan ini yaitu: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Kebun Raya Bogor, IAR Indonesia, Kukangku, Gibbonesia, Riza Marlon Indonesia, Bogor Nature Wildlife Photography, Yayasan KIARA, dan Uni Konservasi Fauna – IPB.

Selain memperingati HCPSN 2020, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah nilai ketertarikan masyarakat terhadap flora dan fauna Indonesia. Dalam hal ini, penyelenggara berharap masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam konservasi flora dan fauna agar keberadaannya tetap terjaga dihabitat aslinya. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Balai TNGHS, Ahmad Munawir. Beliau mengatakan “Kegiatan konservasi akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dari berbagai pihak, seperti kegiatan kolaborasi ini yang tentunya akan menambah nilai kepekaan masyarakat luas terhadap konservasi keanekaragaman hayati Indonesia”.

Kegiatan pameran fotografi dilaksanakan pada 7-8 November 2020 pukul 08.00 hingga 16.30 WIB di gedung Graha Samida, Kebun Raya Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 300 orang di waktu yang berbeda. Pemberlakuan sistem protokol kesehatan oleh panitia berlangsung efektif selama berlangsungnya kegiatan. Setiap orang yang masuk area kegiatan diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu dan menggunakan masker.

Lima puluh foto yang disuguhkan dalam pameran merupakan hasil karya kolaborator. Foto atau hasil karya merupakan flora dan fauna yang terdapat di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Berbagai foto dengan nilai estetika lebih disuguhkan pada pameran ini yang tentunya sekaligus mempromosikan konservasi kepada masyarakat umum. Selain nilai estetika, disuguhkan pula berbagai jenis flora dan fauna yang sangat indah dan unik. Beberapa jenis flora dan fauna merupakan jenis yang endemik Jawa atau hanya terdapat di Pulau Jawa.

Uni Konservasi Fauna berkontribusi menyertakan tiga foto yang sebelumnya telah diseleksi terlebih dahulu oleh kurator Willy Ekariyono dari Bogor Nature Wildlife Photography. Tiga foto tersebut masing – masing  merupakan hasil karya dari Muhammad Imam R dengan foto “Kodok tajir (Leptophryne borbonica)”, Auzan Sukaton dengan foto “Katak pohon yang tersohor (Polypedates leucomystax)”, dan Ahmad Nanang dengan foto “Pucuk dicinta, ular pun tiba (Ahaetulla prasina)”. Lolosnya karya tersebut merupakan bakti anggota Uni Konservasi Fauna sekaligus prestasi untuk konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.

Kegiatan pameran fotografi ini merupakan kegiatan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan HCPSN 2020 oleh kolaborator. Sebelumnya telah diadakan dua kegiatan di lokasi berbeda, yaitu Observasi Foto di Citalahab (TNGHS) dan Pelatihan Fotografi kepada Sahala (Sahabat Halimun Salak) di Sukamantri (TNGHS). Peran fotografi dalam pelestarian keanekaragaman hayati sangatlah kompleks. Selain dapat mengabadikan suatu jenis, fotografi juga dapat dijadikan sebagai bahan atau acuan identifikasi jenis. Selain itu fotografi dalam konservasi juga dapat berperan sebagai media edukasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat dan memotivasi stakeholder, mahasiswa, hingga masyarakat umum untuk terus melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia. Sehingga keberadaan flora dan fauna tetap terjaga di habitat aslinya hingga masa anak cucu kita kelak. Satu hal yang harus kita pahami “jagalah lingkungan, mulai dari tidak membuang sobekan kapal api sembarangan”

SALAM FAUNA! UKF!

Leave a Reply